HOME      ABOUT US      PROGRAMS     BUSINESSES OF MEMBERS     ACHIEVEMENTS   HOW TO JOIN     ILUNI     BLOG

Main Article: Opportunities to Develop Culinary Business in Indonesia

Sebagaimana yang Sahabat CEDS ketahui, makanan dan minuman merupakan kebutuhan primer manusia. Dari makanan dan minuman tersebut, kita dapat mengembangkannya menjadi berbagai macam rupa jenis dan bentuk dengan resep tertentu. Bisnis kuliner memiliki peluang yang menjanjikan dikarenakan beberapa alasan yaitu:

1) Tujuan wisata masyarakat

Kuliner kini bukan hanya sekadar untuk mengenyangkan perut dan melepaskan dahaga, tetapi juga untuk berwisata atau yang biasa disebut dengan wisata kuliner. Pergeseran preferensi ini biasa disebut dengan shifting masyarakat akan necessities goods menjadi leisure goods.

Sumber: theenguinity.com

2) Mudah diinovasi

Produk kuliner memiliki kebebasan untuk dikembangkan sesuai dengan kreativitas yang dimiliki oleh pemilik usaha. Inovasi akan menciptakan beragam jenis produk kuliner yang belum ada di pasar sebelumnya. Keberagaman ini yang membuat pasar tidak akan pernah bosan dan akan berpotensial untuk laku di pasaran.

3) Keuntungan yang dapat berlipat

Hal ini terjadi karena bahan baku dalam melakukan produksi bisnis kuliner memiliki rata-rata harga yang terjangkau dan harga jual dari produk dapat ditentukan dari tingkat kemahiran dalam memproduksi. Semakin terampil dan mahir kita memproduksi produk kuliner, maka harga dapat melambung tinggi sehingga kita dapat mendapatkan profit margin yang tinggi.

Ketiga peluang bisnis kuliner yang menjanjikan tersebut akhirnya mendorong pertumbuhan bisnis kuliner di Indonesia. Menurut data BEKRAF RI (Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia), bisnis kuliner merupakan penyumbang PDB terbesar Indonesia pada sektor ekonomi kreatif dibandingkan dengan subsektor lainya, yaitu sebesar 68% dari 8,2 juta unit kreatif yang menopang PDB RI pada tahun 2018. Selain itu, bisnis kuliner mengalami pertumbuhan yang pesat dengan tingkat rata-rata pertumbuhan sebesar 7-14 % per tahun dalam lima tahun terakhir. Hal ini dikarenakan shifting gaya hidup orang perkotaan, di mana pada saat ini masyarakat perkotaan kerja hingga larut malam dan tidak sempat untuk membuat makananya sendiri di rumah sehingga memilih untuk membelinya di restoran atau toko makanan terdekat dan tentunya juga dipengaruhi oleh shifting masyarakat dari necessities goods menjadi leisure goods yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan momentum pertumbuhan bisnis kuliner tersebut dengan membangun bisnis kuliner dengan memerhatikan hal-hal penting yang sangat berpengaruh dalam membangun bisnis kuliner, yaitu:

1) Lokasi usaha yang strategis

Lokasi usaha sebaiknya di lokasi yang sering dilalui oleh orang-orang dengan harga yang sesuai dengan modal Sahabat CEDS.

2) Ketersediaan modal untuk memulai usaha

Modal yang kita miliki sebaiknya cukup untuk memulai usaha. Sahabat CEDS bisa mendapatkan modal ini melalui berbagai tabungan Sahabat CEDS maupun pinjaman melalui keluarga maupun lembaga terpercaya.

3) Mencari supplier yang tepat

Kita harus mencari supplier yang dapat dipercaya. Sebaiknya, kita harus memiliki banyak supplier untuk berjaga-jaga.

4) Penempatan SDM (Sumber Daya Manusia)

Para karyawan harus ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan kemampuan dan kapabilitas mereka masing-masing.

5) Memperhatikan promosi dan target pasar

Dalam membangun bisnis baru, Sahabat CEDS diperlukan promosi yang masif serta fokus pada target pasar tertentu.

6) Perizinan usaha

Untuk memastikan kelancaran operasional usaha, sebaiknya kita memperoleh izin dari otoritas yang berwenang, seperti BPOM dan MUI.

Dapat disimpulkan bahwa bisnis kuliner di Indonesia dalam pertumbuhan yang baik dikarenakan banyak peluang-peluang yang menjanjikan. Momentum ini harus kita manfaatkan dengan baik dengan memperhatikan hal-hal penting dalam membangun bisnis di bidang kuliner tersebut.

Referensi:

Agmasari, S. (2018, Februari 6). Industri Kuliner Penopang Tertinggi Perekonomian Kreatif di Indonesia. Diambil kembali dari: https://travel.kompas.com/read/2018/02/06/185000027/industri-kuliner-penopang-tertinggi-perekonomian-kreatif-di-indonesia

Juniman, P. T. (2017, Januari 18). Gaya Hidup Masyarakat Menjadikan Bisnis Kuliner Menjanjikan. Diambil kembali dari: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170118121405-262-187137/gaya-hidup-masyarakat-menjadikan-bisnis-kuliner-menjanjikan

Waringin, T. D. (2018, Januari 13). Mau Buka Bisnis Kuliner? Perhatikan 10 Hal Ini. Diambil kembali dari: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3812944/mau-buka-bisnis-kuliner-perhatikan-10-hal-ini

Infopeluangusaha. 5 Alasan Mengapa Bisnis Kuliner Sangat Menjanjikan. Diakses pada April 28, 2018 dari: https://infopeluangusaha.org/5-alasan-mengapa-bisnis-kuliner-sangat-menjanjikan/

 

Ditulis oleh M. Pratama Alamsyah

Disunting oleh Vadya Amalia

Leave a Comment