HOME      ABOUT US      PROGRAMS     BUSINESSES OF MEMBERS     ACHIEVEMENTS   HOW TO JOIN     ILUNI     BLOG

Did You Know: The Magic Behind Two-Pizza Team Rule from Jeff Bezos

Baik sebagai mahasiswa maupun sebagai pebisnis, Sahabat CEDS pasti pernah merasakan berada di sebuah tim yang mengharuskan kita untuk mencapai suatu tujuan, bukan? Misalnya, mengerjakan tugas kuliah atau mencapai profit dalam jumlah tertentu setiap bulannya. Namun, pernah nggak Sahabat CEDS merasa tim tersebut nggak atau kurang menjalankan tugasnya dengan baik? Hmmm, kalau pernah, mungkin salah satunya adalah karena tim tersebut nggak bekerja dengan efisien, nih!

Sumber: entrepreneur.com

Seperti apa tim yang baik itu?

Jeff Bezos, CEO sekaligus founder dari Amazon.com yang sudah berdiri selama sekitar 25 tahun, memiliki tips untuk kita dalam membangun sebuah tim yang efektif, nih. Dalam memanajemen sebuah tim, Bezos mengatakan bahwa tim yang kecil membuat komunikasi menjadi lebih efektif, terdesentralisasi, moving fast, dan high autonomy. Menurut Bezos, tim yang kecil ini juga mampu membuat percakapan di antara para anggota tim menjadi lebih meaningful dan kaya akan inovasi, lho!

Contohnya adalah percakapan yang terjadi ketika Sahabat CEDS berada di sebuah kelas dengan puluhan mahasiswa dibandingkan ketika Sahabat CEDS berada di sebuah peer group yang hanya terdiri dari beberapa anggota. Sahabat CEDS pasti bisa merasakan bahwa interaksi yang lebih mendalam terjadi ketika berada di peer group tersebut daripada di kelas, bukan?

Mengapa tim dengan anggota sedikit lebih baik daripada tim dengan anggota banyak?

Sebenarnya, yang menjadi permasalahan utama dari tim yang kurang efisien tersebut bukan jumlah anggota tim itu sendiri, namun jumlah link yang muncul akibat bertambahnya jumlah anggota tim. Hmmm, maksudnya gimana, ya? Biar lebih paham, yuk lihat rumus berikut!

Jumlah link di dalam sebuah tim =

n = jumlah anggota tim

Dari rumus ini, dapat kita simpulkan bahwa semakin banyak jumlah anggota sebuah tim, maka semakin banyak link yang terbentuk. Semakin banyak link yang terbentuk, cost yang dibutuhkan untuk berkomunikasi, berkoordinasi, dan berhubungan dalam sebuah tim juga semakin banyak sehingga dapat menurunkan produktivitas sebuah tim dan para anggotanya.

Contohnya adalah ketika sebuah tim berjumlah 6 orang dibandingkan dengan tim berjumlah 12 orang. Tim dengan 6 anggota hanya menciptakan 15 link, sementara tim dengan 12 orang menciptakan 66 link yang membutuhkan lebih banyak cost.

Nggak hanya cost yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah link yang tercipta. Namun, ternyata jumlah anggota tim yang terlalu banyak juga memengaruhi kondisi psikologi para anggotanya. Menurut peneliti Bradley Staats, Katherine Milkman, dan Craig Fox, semakin besar sebuah tim, semakin besar pula kecenderungan yang dimiliki untuk meremehkan penyelesaian tugas tepat waktu, lho! Hal ini dibuktikan dengan percobaan yang dilakukan terhadap tim berisi dua orang dan empat orang yang mengerjakan tugas yang sama, yaitu menyelesaikan figur Lego. Hasilnya, tim dengan dua orang anggota menyelesaikan figur Lego mereka hanya selama 36 menit, sementara tim dengan empat orang anggota menyelesaikan figur Lego tersebut selama 52 menit—lebih lama sekitar 44%.

Bukan hanya membuat para anggota tim menjadi meremehkan waktu penyelesaian tugas, ternyata tim dengan jumlah yang besar membuat anggotanya juga lebih mudah stres, lho! Seorang psikolog, Jennifer Mueller, mengamati lebih dari 200 knowledge workers dan menemukan bahwa individu merasakan dan menunjukkan kinerja yang lebih buruk pada tim dengan jumlah anggota yang besar.

“Pada tim yang lebih besar, people were lost. Mereka tidak tahu siapa yang dapat mereka hubungi untuk bantuan karena mereka tidak benar-benar mengenal anggota tim lainnya. Bahkan jika mereka melakukannya, mereka tidak berpikir bahwa anggota lain mau berkomitmen atau memiliki waktu untuk membantu mereka. Mereka juga tidak mampu mengatakannya pada ketua tim karena hal tersebut membuat mereka terlihat gagal,” jelas Jennifer.

Bagaimana membuat tim yang baik?

Setelah melihat beberapa alasan bahwa tim yang kecil lebih baik dalam melakukan kinerjanya dibandingkan tim yang besar, mungkin Sahabat CEDS juga penasaran dengan jumlah yang dianggap sesuai untuk membangun sebuah tim, bukan? Nah, Jeff Bezos membagikan sebuah kutipan yang berguna untuk kita dalam membangun sebuah tim, lho! Kutipan tersebut adalah “If you can’t feed a team with two pizzas, it’s too large.”

Kutipan tersebut menyiratkan bahwa tim yang akan bekerja secara optimal terdiri dari sekitar 5-6 orang dan tidak boleh lebih dari 10 orang. Jadi, ketika tim sudah berisi lebih dari 10 orang, sebaiknya Sahabat CEDS membaginya lagi menjadi sub-tim.

Setelah tim dengan jumlah yang tepat sudah terbentuk, Richard Felloni di Business Insider juga mengatakan bahwa ramuan untuk membuat rapat yang baik adalah dengan menunjuk strong moderator, membuat aturan-aturan dasar yang kuat, dan memastikan sebelumnya bahwa diskusi tersebut akan relevan dengan semua peserta rapat.

Selain itu, untuk menjaga hubungan yang baik di antara anggota tim dan mengurangi stres yang dapat muncul, para anggota tim juga harus lebih sering melakukan kegiatan bersama. Misalnya seperti tradisi di sebuah startup bernama Karma yang melakukan kebiasaan makan siang ala keluarga bersama setiap hari untuk mempererat hubungan antara anggota tim.

Kutipan dari Jeff Bezos tersebut memang sudah diterapkan dan dikembangkan oleh banyak pebisnis masa kini. Meskipun inti dari kutipan Bezos adalah untuk meminimalisir jumlah anggota tim, namun jika kita mau mengartikannya secara harfiah—feed the team with two pizzasjuga boleh, lho! Pizza makes everything better, doesn’t it?

Referensi:

Choi, Janet. (2014, September 24). The Science Behind Why Jeff Bezos’s Two-Pizza Team Rule Works. Diambil kembali dari: http://blog.idonethis.com/two-pizza-team/

Cain, Aine. (2017, Juni 16). The ‘Two Pizza Rule’ is Amazon CEO Jeff Bezos’ secret secret to productive meetings. Diambil kembali dari: http://www.businessinsider.com/amazon-ceo-jeff-bezos-two-pizza-rule-productive-meetings-2017-6/?IR=T

Feloni, Richard. (2015, Desember 19). 7 Reasons Why Your Work Meetings are a Waste of Time—and How to Fix Them. Diambil kembali dari: http://www.businessinsider.com/why-your-work-meetings-are-a-waste-of-time-2015-12/?IR=T/#they-have-no-purpose-or-structure-1

 

Ditulis oleh Vadya Amalia

Leave a Comment